Sebanyak empat orang mahasiswa STMIK Jayanusa Padang berhasil meraih emas dan perunggu pada ajang Arubalympics 2020. Ajang bergengsi untuk meningkatkan dan mengembangkan inisiatif link-and-match antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Dalam ajang berbasis e-learning dan e-competition yang diikuti 365 perguruan tinggi informatika dan komputer itu, STMIK Jayanusa mengikutsertakan empat orang mahasiswa, yakni Khairul Fajri Ilahi, Annisa Sofian, Aidia Muara dan Rahmat Nur. Keempat mahasiswa didampingi dua dosen pembimbing, yakni Ikhsan S. Kom, M. Kom, Novindi S. Kom, M. Kom.
Ketua Yayasan Bina Manajemen Informatika STMIK Jayanusa Irwan Kinun menjelaskan, Arubalympics 2020 dinisiasi Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) bekerja sama dengan Aruba (a Hewlett Packard Enteprise) dan Ekoji Academy sebagai bagian dari program link-and-match antara perguruan tinggi dan dunia industri berbasis e-learning dan e-competition.
“Kita merasa bangga atas prestasi yang diraih delegasi dari STMIK Jayanusa Padang yang meraih emas dan perunggu dalam ajang tersebut. Prestasi ini tentu saja membuat bangga seluruh mahasiswa dan sivitas akademika STMIK Jayanusa sekaligus menunjukkan bahwa kita mampu bersaing dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia,” ujar Irwan Kinun.
Menurut Irwan, keberhasilan itu tidak lepas dari keunggulan program studi didukung dengan kualitas dosen serta sarana prasarana perkuliahan yang mumpuni dimiliki Jayanusa.
“Di STMIK Jayanusa, kita selalu meningkatkan kapasitas mahasiswa dengan tidak hanya belajar teori tapi juga praktik di laboratorium komputer serta kerja sama dengan Cisco, Oracle, Microsoft Academy dan Mikrotik. Dengan begitu mahasiswa kita memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar termasuk teknologi digital,” jelasnya.
Ajang Arubalympics 2020 dibuka pada Selasa (3/8/2020) di Jakarta. Pelaksanaannya berlangsung 5-14 Agustus 2020. Sementara penutupan dan inagurasi alumni Arubalympics pada 17 Agustus 2020 bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-75 RI.
Pembina Aptikom sekaligus founder Ekoji Academy Prof. R. Eko Indrajit mengatakan, link-and-match adalah suatu misi bersama yang harus dijalankan bersama-sama salahsatunya kolaborasi pendidikan tinggi, dalam hal ini kampus IT dengan industri IT yang diwakili Aruba.
Ketua Aptikom, Prof Zainal Arifin Hasibuan mengatakan, ajang ini sebagai pembuktian dan upaya mendekatkan dunia industri dengan dunia kampus sehingga diharapkan bisa menjadi pemicu agar kegiatan-kegiatan yang sama bisa diperbesar ataupun nanti industri-industri yang lain akan ikut berpartisipasi.
“Mudah-mudahan ke depan kita akan bisa membuat inovasi-inovasi yang lebih “nendang” untuk kemajuan bangsa ini,” tukasnya.

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *