Mahasiswa STMIK Jayanusa Raih Beasiswa Unggulan

Padang, Padek—Alfiando, ma­hasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Kom­puter (STMIK) Jayanusa Pa­dang berhasil menjadi satu-satunya mahasiswa perguruan ti­ng­gi swasta (PTS) di Suma­tera, yang meraih Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan CIMB Niaga.
Mahasiswa S1 jurusan Sis­tem Informasi STMIK Jaya­nusa itu, sehari-hari pelaku usaha mikro, kecil, dan me­nengah (UMKM) yang berhasil memberdayakan para maha­siswa dalam usaha rumah potong ikan nila dan lele di daerah Ikuakoto, Kecamatan Kototangah, Kota Padang. De­ngan bekal pendidikan kom­pu­­ter dan wirausaha di kam­pus­nya, Alfiando juga me­ngem­bangkan sistem pembu­ku­an usahanya dengan kom­pu­terisasi.
Usaha dilakoninya sejak akhir 2010. Pasarnya, sejum­lah rumah makan di Padang. Ikan lele dibelinya dari kolam-kolam ikan masyarakat di Padang, sedangkan ikan nila dari tambak-tambak warga di Maninjau, Agam. Omsetnya mencapai ratusan kilogram per hari, dengan mempekerja­kan beberapa orang mahasis­wa.
Berkat keberhasilannya menjalankan wirausaha dan melalui seleksi ketat bersama ratusan peserta dari seluruh Indonesia, Alfiando berhak atas beasiswa BUTIK menca­kup; beasiswa pengembangan wirausaha, biaya hidup dan beasiswa pendidikan selama 8 semester. “Saya bertekad bisa membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, terutama anak-anak putus sekolah. Saya berharap CIMB-Niga Ke depan bisa membuat rumah potong hewan khusus perikanan da­rat,” ujar Alfiando, kemarin.
Menurutnya, setiap maha­siswa bisa berwirausaha jika melihat potensi dan prospek ke depan secara lebih luas, dilaku­kan secara serius. “Jika serius, mengolah sampah pun bisa menjadi usaha yang prospek ke depan. Seperti dilakukan salah satu teman di Pontianak, dia berhasil mengumpulkan dan menjual sampah yang su­dah diolah ke Jakarta de­ngan berat sampai berton-ton,” tutur Alfiando seraya me­ngu­cap­kan terima kasih kepa­da Kemendikbud dan CIMB Nia­ga serta dukungan dari civitas akademika ATMIK-AMIK Ja­yanusa hingga dia berhasil lolos meraih beasiswa BUTIK.
Ketua Yayasan Bina Mana­jemen Informatika STMIK-AMIK Jayanusa Irwan Kinun mengungkapkan apresiasinya atas keberhasilan salah satu mahasiswanya tersebut yang berhasil meraih prestasi mem­banggakan. Alfiando dinilainya sebagai sosok anak yang meng­inspirasi dan peraih beasiswa kuliah gratis di STMIK sampai sarjana.
Menurut Irwan Kinun, kam­pus STMIK Jayanusa men­dorong seluruh maha­siswa untuk kreatif dan berjiwaentrepreneur sehingga bisa membuka lapangan usaha saat kuliah maupun selepas mena­matkan pendidikan. Ini dibuktikan seringnya seminar-seminar kewirausahaan.
Bahkan, pada Mei lalu, Irwan Kinun mengundang Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Musliar Kasim untuk memberikan kuliah umum di kampusnya Jalan Damar Padang.